Senin, 25 April 2011

PEMANASAN GLOBAL DAN EFEKNYA TERHADAP BUMI

Pemanasan global adalah suatu keadaan dimana suhu di permukaan bumi menjadi lebih panas dibanding suhu normal. Pemanasan global hanya sebuah wacana sekitar sepuluh tahun yang lalu. Akan tetapi, sekarang pemanasan global adalah suatu kenyataan yang harus dihadapi oleh seluruh umat manusia. Sudah banyak fakta-fakta yang menunjukkan bahwa pemanasan global telah terjadi. Diantaranya banyaknya beruang kutub yang mati kelaparan di kutub utara, hal ini terjadi dikarenakan menipisnya lapisan es sehingga mengakibatkan mereka kesulitan mencari makanan. Penelitian menunjukkan bahwa banyak beruang kutub yang tidak memiliki cukup banyak lapisan lemak tubuh untuk bertahan hidup. Selain itu, Suku Inuit juga telah melihat banyaknya bongkahan-bongkahan es besar bahkan gunung es menghilang secara tiba-tiba. Akan tetapi, hal yang tak kalah mengerikan adalah terjadinya berbagai bencana alam di seluruh bagian bumi.

Pemanasan global mengakibatkan naiknya suhu permukaan bumi sekitar 5 derajat celcius per tahun, hal ini mengakibatkan terjadinya perubahan iklim di seluruh dunia. Pemanasan global juga mengakibatkan mencairnya kantong-kantong es di Kutub Utara maupun Kutub selatan, mencairnya kantong-kantong es tentu saja akan mengakibatkan naiknya permukaan laut yang mungkin akan menenggelamkan banyak pulau. Selain itu mencairnya kantong-kantong es juga mengakibatkan runtuhnya pemukiman-pemukiman penduduk di Siberia. Mencairnya kantong-kantong es tersebut telah mengakibatkan mencairnya pondasi rumah-rumah yang terbuat dari "permafrost". Permafrost adalah semacam batu-batuan yang telah membeku paling tidak selama lebih dari dua tahun. Pemanasan global tentu saja menyebabkan mencairnya permafrost tersebut dan mengakibatkan permafrost tersebut menjadi tidak cukup kuat untuk menyangga rumah-rumah tersebut. Hal ini tentu saja mengakibatkan runtuhnya rumah-rumah tersebut.

Pemanasan global disebabkan oleh berbagai macam faktor. Akan tetapi, pemanasan global sering diakibatkan oleh polusi dari berbagai macam polutan seperti "Karbon dioksida, Metan, gas CFC dan lain-lain." Karbon dioksida merupakan gas yang memiliki peran utama dalam pemanasan global karena gas inilah yang menyebabkan efek rumah kaca. Efek rumah kaca menyebabkan banyaknya panas dari bumi yang terperangkap, sehingga meningkatkan suhu bumi. Sebenarnya gas ini berfungsi sebagai penahan panas agar suhu bumi tetap dalam kondisi normal, tanpa gas ini bumi akan menjadi planet es yang memiliki suhu kurang dari 10 derajat celcius. Akan tetapi, penelitian terakhir menunjukkan bahwa kadar Karbon dioksida di atmosfer telah melewati ambang batas. Hal ini mengakibatkan semakin banyak panas yang tertahan di bumi, sehingga bumi menjadi lebih panas. Metan adalah gas yang dihasilkan dari berbagai interaksi makhluk hidup dan bakteri. Sedangkan CFC adalah gas yang dihasilkan dari pemakaian berbagai produk yang mengandung CFC.

Karbon dioksida dan CFC adalah dua dari berbagai gas yang mengakibatkan pemanasan global dan berbagai masalah lainnya. Jika Karbon dioksida menyebabkan terjadinya efek rumah kaca, gas CFC mengakibatkan terbentuknya lubang pada lapisan ozon. Pembentukan lubang ozon ini dimulai ketika penggunaan produk yang mengandung CFC ini, kemudian gas CFC tersebut naik hingga ke lapisan ozon dan bereaksi dengan ozon (O
3 ) dan mengubahnya menjadi Oksigen (O2). Hal ini menyebabkan hilangnya kemampuan ozon untuk mencegah berbagai radiasi terutama radiasi berbahaya masuk ke bumi. Lubang ozon yang terbentuk di kutub selatan disebabkan oleh gas ini. Terbentuknya lubang tersebut telah membuat berbagai radiasi dari luar angkasa dapat masuk ke bumi dan mengakibatkan meningkatnya jumlah penderita kanker kulit secara drastis.


Pemanasan global telah menyebabkan berbagai perubahan iklim di berbagai belahan di dunia seperti gangguan proses hidrologi, pemanasan wilayah yang sangat drastis, dan terancamnya berbagai wilayah di dunia dengan kekeringan, tenggelamnya berbagai wilayah dan lain-lain. Dapat anda lihat bahwa hampir seluruh efek dari pemanasan global buruk. Akan tetapi, mungkin tidak semua efek buruk. Menurut penelitian, pemanasan global mungkin dapat menolong berbagai vegetasi di Gurun Sahara. Dengan umpan balik diantara atmosfer dan vegetasi-vegetasi di Gurun Sahara yang saling menguntungkan, dan dengan sedikit tambahan curah hujan yang diakibatkan oleh pemanasan global, Gurun Sahara mungkin akan kembali subur karena mengalami penghijauan. Akan tetapi, kembali suburnya Gurun Sahara telah tertulis dalam Al-Qur'an sebagai salah satu tanda-tanda kiamat besar. Jadi, apakah efek pemanasan global yang mengakibatkan terjadinya
"PENGHIJAUAN GURUN SAHARA" adalah efek yang baik atau tidak ???


The legend of malin kundang

A long time ago on a small beach in Indonesia, lived a woman and her son, who was called Malin Kundang. They did not have very much money, but Malin Kundang was a healthy strong boy who was a good boatsman and swimmer. He went to the sea to catch fish, which he and his mother ate or sold in the town.
One day, Malin Kundang saw a trader’s ship in trouble. It was being raided by a small band of pirates. Malin Kundang went to help the ship and fought off the pirates. The trader was very grateful to Malin Kundang, and very impressed by his strength and bravery. He asked Malin Kundang to work with him and Malin Kundang agreed.
Malin Kundang made lots of money. He bought a huge ship of his own and married a beautiful wife.
Many years later, Malin Kundang’s ship landed on the small beach where he grew up. People on the beach recognised him, and the news travelled around the village. His mother, who had been sad and lonely without him, heard the news and ran to the beach to meet her beloved son.
Malin Kundung, wearing his expensive clothes and standing with his beautiful wife, didn’t recognise his mother and refused to greet the poor old woman. His mother begged him to see her three times, but he declined. At last Malin Kundung shouted “Enough, old woman! I have never had a dirty and ugly peasant woman like you as a mother!” and he ordered his crews to set sail.
His mother was angry. She shouted that she would turn him into stone unless he apologised. Malin Kundung laughed and started to sail away into the calm sea.
Suddenly a thunderstorm descended. Malin Kundang’s ship was tossed to and fro on the huge waves, and sank. Malin Kundang was thrown from the ship onto a small island and turned into stone

iseng

NYA BULEUDAN WEH . . .  !!

Waktu memang tidak bisa di tunda apa lagi di hentikan, tak terasa setelah tiga tahun lamanya kita SMA akhirnya semua akan-anak kelas tiga SMA harus bersiap diri untuk melewati tantangan berat yaitu “UJIAN NASIONAL”. Untik mempersiap kan hal itu berbagai cara di lakuakn oleh teman-teman di sekolah demi mendapatkan prediak lulus dengan hasil yang memuaskan, ada yang mengikuti bimbinagn belajar bahkan ada yang mengikuti privat dan lain sebagainya. Seperti saya, demi untuk medapatkan nilai yang memuaskan saya rela meghabiskan waktu-waktu saya di sekolah dan di tempat bimbel, saya hampir tiap hari berangkat bimbel. “ya limayan cape sih kalu di fikirin, karena saya enggak terbiasa belajar sampai seperti ini, pagi berangkat kesekolah sedangkan setelah pulang sekolah saya harus udah berangkat lagi ke tempet bimbel mana pulangnya sore lagi bahkan kadang-kadang sampai malam”. Tapi. . . . untungnya saya berangkat baimbel enggak sendirian melinkan ada temen, kita memang enggak satu sekolah tapi kita jauh lebih akrab karena tiap hari kita ketemu, karene kebetulan kita satu asrama. Dia itu orangnya ngeramein, kelakuannya unik, polos dan pede total tapi,,,, dia kadang malu-maluin soalnya di suka bertindak konyol di jalan waktu kita pulang. Kita pulang dari tempat bimbel kadang kadang jalan kaki karena jarak antara tempat bimbel dengan asrama tidak terlalu jauh. Kita punya cita-cita untuk mendapat hasil yang sangat memuaskan demi membanggakan orang-orang yang udah memperjuangkan kita. Waktupun terus berjalan tak terasa setelah beberapa lama mondar mandir dari asrama ke sekolah terus ke tempat bimbel kita semua akhirnya ukian juga. Waktu hari pertama siih biasa ajah kerena pelajarannya enggak begiti rumit yaitu bahasa indonesia and biologi tapiiii waktu hari kedua yang jadin penmasalahan dan pertanyaan soalnya hari kedua ladwal ujianya bagaian matematika, jujur ajah saya enggak begitu faham dengan dengan namanya matematika. Ya akhirnya ya... gitulah dag dig dug gak jelas. Tenyata bener waktu ujian di mulai wahhh buset liat soalnya juga udah pengen muntah sampai aku berfikir “liat solnya juga udah pusing apa lagi ngerjainnya hehe”. Tapi ya usaha dulu ajah sih moga-moga ajah berhasil sekali lagi saya berfikir. Setelah ujian selesai, saya bergesas pulang solnya penasaran ingin nanya sama temen bimbel yang tiap hari kita bimbel sama-sama. Akhirnya saya pun ketemu dengan dia sedang berdiri deketn meja makan. Gak pake lama saya pun bertanya “ ekh ill kamu bisa gak ujian barusan??” dengan kata kata yang belah beloh dia pun menjawab “ nya tinggal buleudan weh” sambil dia pergi ke kamar. Sayapun tertawa melihat kelakuan temen saya itu sambil berkata ente deui mani tiis ngajawab teh haha”


THE END

Senin, 28 Maret 2011

PENCIPTAAAN ALAM SEMESTA DAN KEAJAIBAN AL-QUR'AN

Alam semesta kita diciptakan sekitar lima belas miliar tahun yang lalu. Tidak ada seorangpun yang tahu bagaimana alam semesta diciptakan. Tetapi, dari penelitian banyak muncul teori tentang penciptaan alam semesta. 19. di abad, banyak orang yang menerima "Teori Alam Semesta Statis". Teori ini mengatakan bahwa alam semesta tidak mempunyai "awal" dan "akhir", dan alam semesta tidak mengalami Perubahan (statis). teori ini berasal dari kelompok materialis yang tidak percaya dengan penciptaan alam semesta oleh "Sang Pencipta".

Pada abad yang sama, teori yang lain muncul. Teori ini mengatakan alam semesta yang dibentuk oleh sebuah ledakan besar yang disebut "BIG BANG".

"Teori Big Bang" adalah lawan "Teori alam semesta statis". "Teori Big Bang" menjelaskan bahwa alam semesta yang dibentuk oleh sebuah ledakan besar. Hal ini menunjukkan adanya "awal atau permulaan" pada alam semesta (yang disebabkan oleh Big Bang). Pada saat itu, banyak materialis tidak mempercayai teori ini. Ini dikarenakan mereka tidak mempercayai penciptaan oleh "Sang Pencipta"

Akan tetapi, pada abad ke-20, bermunculan banyak bukti yang mendukung teori Big Bang. Seorang peneliti bernama George Gamow berpendapat, seharusnya ada sisa-sisa radiasi dari hasil big bang, dan tidak lama setelah itu beberapa peneliti lain menemukan sisa radiasi ini yang ternyata berhamburan di seluruh jagat raya ini berupa sisa-sisa gema yang ditimbulkan dari suatu ledakan maha dahsyat. bukti lainnya terdapat pada total kandungan Hidrogen dan helium yang tersebar di seluruh jagat raya, jika alam semesta tidak memiliki awal, seharusnya Hidrogen telah menghilang dari alam semesta ini diakibatkan perubahan atom dari atom hidrogen menjadi atom helium. Ini bukti yang ditemukan dari penelitian yang panjang. Sekarang, teori big bang telah dapat diterima oleh masyarakat di seluruh dunia.

sebenarnya, fakta ini telah ditulis dalam Al-Qur'an yang turun 14 abad silam. Jelas tertulis dalam Al-Qur'an bahwa alam semesta diciptakan oleh ALLAH SWT.
Ada tertulis dalam Al-Qur'an:
  • Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan daripada air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? QS. al-Anbiya (21) : 30

Pernyataan ini telah menunjukkan kepada kitabahwa ALLAH adalah "Pencipta" alam semesta dari "ketiadaan" menjadi materi, energi, dan waktu melalui Big Bang (ketika langit dan bumi dipisahkan).

Terdapat banyak fakta-fakta lain yang telah ditulis dalam Al-Qur'an seperti:
  • Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.
    QS. al-An'am (6) : 101
  • Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa.
    QS. adz-Dzariyat (51) : 47
Fakta ini telah tertulis dalam Al-Qur'an dalam empat belas abad yang lalu di waktu manusia tidak bisa melakukan pemikiran dan penghitungan seperti sekarang tanpa bantuan tekhnologi modern. Subhanallah !!!!!!
MEMBANDINGKAN HASIL PENJERNIHAN AIR DENGAN CARA SEDERHANA DENGAN MENAMBAHKAN BAHAN KIMIA

Diajukan Sebagai Persyaratan Kelulusan
Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Tahun Ajaran 2010-2011











             Disusun Oleh           : Iyep
         Nomer Induk Siwa  : 080910059




SMA MUHAMMADIYAH 3 PLUS
BANDUNG
2010

Kata pengantar


KATA PENGANTAR
ÉOó¡Î0 «!$# Ç`»uH÷q§9$# ÉOŠÏm§9$#
Assalamualaikum wr.wb
            Segala puji bagi Allah yang  yang telah menganugerahkan rahmat, kesehatan, dan kesempatan kepada kita semua terutama kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas akhir ini, tak lupa shalawat serta salam semoga Allah curah limpahkan kepada nabi kita semua yakni nabi besar Muhammad saw kepada sahabatnya, tabi’in tabi’atnya dan mudah-mudahan sampailah kepada kita selaku mengikut jejak langkahnya sampai akhir zaman nanti Amiin.
            Suatu kebahagiaan yang tidak terkira ternyata penulis dapat menyelesaikan tugas karya ilmiah ini yang berjudul “   MEMBANDINGKAN HASIL PENJERNIHAN AIR DENGAN CARA SEDERHANA DENGAN MENAMBAHKAN BAHAN KIMIA “. Karya ilmiah ini di susun sebagai salah satu tugas akhir sekolah. Dalam  Pembuatan karya tulis ini penulis mencoba untuk mengamati dan melakukan percobaan penjernihan air baik secara tradisional maupun dengan cara menambahkan bahan kima kedalam iar yang tercemar tersebut.
            Saya sadar dalam penulisan karya tulis ilmiah ini sangat banyak sekali kekurangan sehingga sangat di butuhkan kesempurnaan, untuk itu kritik dan saran dari pembaca semua sangat saya saya harapkan.
            Setelah selesai menyusun karya tulis ini begiru banyak bantuan, semangat dan sumbangan fikiran dari berbagai pihak. Untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1.      Kepala sekolah SMA Muhammadiyah 3 Plus, Ibu Mia Sumaisih S.Pd akan kepercayaan yang telah di berikan.
2.      Guru mata pelajaran kima, Ibu Sularni S.Pd selaku pembimbing yang tidak bosan-bosannya telah memberikan bimbingan dan semangat kepada penulis.
3.      Seluruh Staf pengajar dan karyawan dari SMA Muhammadiyah 3 plus yang ikut membantu  dalam menyelesaikan karya tulis ini.
4.      Kepada orang tua yang sangat penulis cintai yang banyak memberikan dorongan dan bantuan baik secara moral maupu do,a.
5.      Sahabat, rekan-rekan dari SMA Muhammadiyah 3 Plus Bandung yang ikut membantu dalam mengumpulkan data.
6.      Semua pihak yang telah membantu baik secara langsung mapun secara tidak langsung yang tidak di sebutkan satu persatu.
Akhir kata yang bisa penulis sampaikan mohon maaf apabila ada kesalah dalam pembuatan karya tulis ini, dan mudah-mudahan karya tulis ini bermanfaat bagi semua pihak khususnya penulis. “akhirnya kepada Allah semua di kembalikan semoga amal ibadah Bapak/Ibu, Saudara/Saudari mendapat balasan yang berlipat ganda, Amiin ya Allah ya rabbal a’lamin
Wassalamualaikum wr.wb
           
           

                                                                         Bandung,.....     2011

                                                                                                                   Penulis     

Jumat, 11 Februari 2011

TAP MPR

K E T E T A P A N
MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
NOMOR IV/MPR/1999
TENTANG
GARIS-GARIS BESAR HALUAN NEGARA
TAHUN 1999 - 2004
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang :
 
  1. bahwa Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia mempunyai tugas menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Negara yang merupakan arah penyelenggaraan negara dalam waktu lima tahun mendatang, untuk dapat mewujudkan tujuan nasional sebagaimana termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945;  
  2. bahwa krisis multi dimensi yang melanda bangsa Indonesia saat ini, perlu segera diatasi melalui reformasi di segala bidang, sehingga memungkinkan bangsa Indonesia bangkit kembali dan memperkukuh kepercayaan diri atas kemampuannya;  
  3. bahwa berhubung dengan itu Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia perlu menetapkan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia tentang Garis-garis Besar Haluan Negara Tahun 1999-2004 yang memuat konsepsi penyelenggaraan negara untuk menjadi pedoman bagi penyelenggaraan negara dan seluruh rakyat Indonesia, dalam melaksanakan penyelenggaraan negara dan melakukan langkah-langkah penyelamatan, pemulihan, pemantapan dan pengembangan pembangunan, selama lima tahun ke depan guna mewujudkan kemajuan di segala bidang.
Mengingat :
 
  1. Pasal 1 ayat (2), dan Pasal 3 Undang-Undang Dasar 1945;
  2. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor I/MPR/1999 tentang Peraturan Tata Tertib Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia.
  3. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor X/MPR/1998 tentang Pokok-Pokok Reformasi Pembangunan Dalam Rangka Penyelamatan dan Normalisasi Kehidupan Nasional sebagai Haluan Negara.
Memperhatikan :
 
  1. Keputusan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor 4/MPR/1999 tentang Jadwal Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia.
  2. Permusyawaratan dalam Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia tanggal 14 sampai dengan 21 Oktober 1999 yang membahas Rancangan Garis-garis Besar Haluan Negara yang telah dipersiapkan oleh Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia.
  3. Putusan Rapat Paripurna ke-12 tanggal 19 Oktober 1999 Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 1999.
 
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
KETETAPAN MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA TENTANG GARIS-GARIS BESAR HALUAN NEGARA TAHUN 1999-2004.
 
Pasal 1
Untuk dapat memperoleh kebulatan hubungan yang menyeluruh maka Sistematika Garis-garis Besar Haluan Negara disusun sebagai berikut:

BAB IPENDAHULUAN
BAB IIKONDISI UMUM
BAB IIIVISI DAN MISI
BAB IVARAH KEBIJAKSANAAN
BAB VKAIDAH PELAKSANAAN
BAB VIPENUTUP

 
Pasal 2
Isi beserta uraian perincian sebagaimana tersebut dalam Pasal 1, terdapat dalam naskah Garis-garis Besar Haluan Negara tahun 1999-2004 yang menjadi bagian tak terpisahkan dari ketetapan ini.
 
Pasal 3
Dengan adanya ketetapan ini, materi yang belum tertampung dalam dan tidak bertentangan dengan Garis-garis Besar Haluan Negara tahun 1999-2004 ini, dapat diatur dalam peraturan perundang-undangan.
 
Pasal 4
Menugaskan kepada Presiden Republik Indonesia selaku kepala pemerintahan negara serta menegaskan lembaga-lembaga tinggi negara lainnya untuk melaksanakan ketetapan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Ketetapan ini sesuai dengan fungsi, tugas dan wewenangnya masing-masing dan menyampaikan laporan pelaksanaannya setiap tahun dalam sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia.
 
Pasal 5
Ketetapan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan Sidang Umum MPR RI hasil pemilihan umum tahun 2004.
 

negara

Bentuk-bentuk Identitas Nasional Indonesia

1. Dasar-dasar falsafah negara yaitu Pancasila
2. Semboyan negara ialah Bhineka tunggal ika
3. Lambang negara ialah Garuda Pancasila (Pasal 36A)
4. Lagu kebangsaan yaitu Indonesia raya (Pasal 36B)
5. Bendera negara yaitu sang merah putih (Pasal 36)
Identitas Nasional Indonesia :
1. Bahasa Nasional atau Bahasa Persatuan yaitu Bahasa Indonesia
2. Bendera negara yaitu Sang Merah Putih
3. Lagu Kebangsaan yaitu Indonesia Raya
4. Lambang Negara yaitu Pancasila
5. Semboyan Negara yaitu Bhinneka Tunggal Ika
6. Dasar Falsafah negara yaitu Pancasila
7. Konstitusi (Hukum Dasar) negara yaitu UUD 1945
8. Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat
9. Konsepsi Wawasan Nusantara
10. Kebudayaan daerah yang telah diterima sebagai Kebudayaan Nasional
a. Primordial
b. Sakral
c. Tokoh
d. Bhinneka Tunggal Ika
e. Sejarah
f. Perkembangan Ekonomi
g. Kelembagaan
Pasal 13
(1) Presiden mengangkat duta dan konsul.
(2) Presiden menerima duta negara lain.

Pasal 15
Presiden memberi gelaran, tanda jasa ,dan lain-lain tanda kehormatan
Pasal 28A
Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.


Pasal 28B
(1) Setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah.

(2) Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.


Pasal 28C
(1) Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.

(2) Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negaranya.


Pasal 28D
(1) Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum.

(2) Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja.

(3) Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan.

(4) Setiap orang berhak atas status kewarganegaraan.


Pasal 28E
(1) Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal diwilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.

(2) Setiap orang atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya.

(3) Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.


Pasal 28F
Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.


Pasal 28G
(1) Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang dibawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.

(2) Setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan dan perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia dan berhak memperoleh suaka politik dari negara lain.


Pasal 28H
(1) Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan medapatkan lingkungan hidup baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

(2) Setiap orang mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan.

(3) Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat.

(4) Setiap orang berhak mempunyai hak milik pribadi dan hak milik tersebut tidak boleh diambil alih secara sewenang-wenang oleh siapa pun.


Pasal 28 I
(1) Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi dihadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun.

(2) Setiap orang berhak bebas atas perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu.

(3) Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban.

(4) Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab negara, terutama pemerintah.

(5) Untuk menegakan dan melindungi hak assi manusia sesuai dengan prinsip negara hukum yang demokratis, maka pelaksanaan hak asasi manusia dijamin, diatur, dan dituangkan dalam peraturan perundangan-undangan.


Pasal 28J
(1) Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

(2) Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.


Rabu, 09 Februari 2011

bab 1 tugas akhir

BAB I
PENDAHULUAN
1.1   LATAR BELAKANG
 Air adalah salah satu kebutuhan manusia yang sangat vital, keberadaannya tak dapat dipisahkan dari akivitas manusia. Manusia memanfaatkan air untuk berbagai macam keperluan, seperti minum, mandi, kebersihan, irigasi, kebutuhan industri, dan sebagainya. Untuk berbagai kebutuhan tersebut, kualitas dan kuantitas air perlu diperhatikan, terutama pemanfaatan air sebagai air minum, karena kualitas air sangat mempengaruhi kualitas kesehatan manusia. Selain itu, rasa, bau dan warna air juga sangat dipertimbangkan karena tingkat keseringan minum. Semakin air itu tidak berkualitas, rasa, bau dan warnanya tidak normal, orang akan enggan untuk meminumnya. Setidaknya air yang bersih dapat diidentifikasi dengan mata telanjang, yaitu bila air terlihat jernih atau bening, tidak berbau dan tidak berasa.
Di Indonesia, untuk keperluan minum air biasanya diperoleh dari jaringan pipa PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum), sumur dangkal, sumur artesis, mata air dan air permukaan seperti sungai dan danau. Pada kenyataannya sumber-sumber air tersebut tidak selamanya dapat memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat, baik dari segi kuantitas maupun dari segi kualitas. Namun, secara umum, masalah yang paling sering dialami oleh kebanyakan masyarakat adalah masalah minimnya debit (kuantitas) air yang dihasilkan oleh sumber-sumber air.
 Jaringan pipa PDAM yang banyak dimanfaatkan masyarakat perkotaan, tidak dapat menjangkau seluruh kawasan, apalagi daerah-daerah yang terpencil. Terkadang pengguna jasa PDAM juga sering terganggu oleh minimnya debit air. Demikian pula dengan penggunaan sumur artesis, suplai air tidak dapat memenuhi kebutuhan orang banyak, selain keterbatasan debit air pemanfaatan sumur artesis juga kurang diminati karena mahalnya biaya pembuatan satu unit sumur artesis beserta sarana kelengkapannya.
Gangguan penggunaan air dari segi kualitas sering dialami oleh pengguna air permukaan, seperti sungai dan danau, sering terganggu oleh pencemaran. Air permukaan sangat mudah tercemar karena mengalami kontak langsung dengan benda-benda kotor dan seringkali dijadikan tempat pembuangan sampah dan limbah. Demikian pula pengguna sumur dangkal di daerah pantai, air sumur dipengaruhi oleh air laut sehingga air terasa payau atau asin.
1.2   RUMUSAN MASALAH
Dalam kehidupan sehari-hari kita sangat membutuhkan air . Air jika tidak kita jaga dengan baik akan menimbulkan banyak kerusakan terutama kualitas air itu sendiri seperti yang terjadi pada saat ini banyaknya pencemaran air yang disebabkan oleh banyaknya orang yang tidak sadar akan betapa pentingnya air itu sehingga, tidak sedikit manusia yang melakukan aktivitas yang sangat  merugikan semua pengguna air baik manusia itu sendiri, tunbuhan maupun populasi yang tingal di air seperti ikan dll. Disini juga akan membahas tentang bagaimana memanfaatkan air yang sudah tercemar sehingga dapat digunakan untuk kepentingan sehari-hari dan bagaimana kualitas air yang baik digunakan untuk kepentingan sehari-hari bauk untuk minum, pertanian dll.
1.3   METODE PENELITIAN
Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah
·           Metode pustaka
Dengan mencari sumber-sumber buku yang berkaitan dengan judul yang saya ambil  yaitu tantang panjernihan air.
·           Malakukan  percobaan langsung
Percobaan yang saya lakukan meliputi dua cara yaitu dengan  menjernihkan air dengan cara tradisional dan dengan cara menambahkan bahan kimia kedalam air tercemar tersebut. sehingga dapat membandingkan mana hasil penjernihan yang lebih baik diantara kedua percobaan tersebut.
1.4   HIPOTESA
Dari judul yang saya ambil dapat di buat perkiraan bahwasannya penjernihan air dengan cara tradisional lebih aman dan dapat terjanin kualitasnya dan juga alat yang dibutuhkan pun lebih mudah diperoleh baik diperkotaan maupun di pedesaan. Selain itu juga jumlah biaya yang dikeluarkan tidak terlalu basar karena alat dan bahan dapat dengan mudah di peroleh di berbagai tempat seperti di pantai ataupun di sungai. Namun penjernihan air dengan cara tradisional ini hanya dapat di gunakan dalam skala kecil sedangkan penjernihan air dengan menambahkan dahan kimai kedalamya dapat di gunakan dalam skala besar karena alat dan bahan banyak di produksi oleh berbagai perusahaan seperti tukang matrial.
 Penjernihan air dengan cara menambahkan bahan kimia  kedalam air kotor lebih berbahaya dan menimbulkan efek samping apabila air itu disimpan dalam jangka waktu cukup lama karena pada umumnya zat kimia lebih rentan  sangat berbahaya apabila kita biarkan tercampur dengan sesuatu apapun dalam jangka waktu lebih dari 24 jam.
1.5   TUJUAN PENELITIAN
Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adadalah sebagai berikut:
1.        Untuk mengetahui penyebab sulitnya masyarakat memperoleh air bersih.
Pada zaman yang modern ini tidak asing lagi apabila kita mendengar beberapa wilayah yang kekurangan air baik air bersih untuk keperluan sehari-hari, maupun air yang digunakan  untuk pertaniah atau perikanan. Oleh sebab itu kami akan mencoba melekukan percobaan dalam rangka menambah wawasan tentang bagimana caranya supaya kita bisa memanfaatkan air yang sudah tidak layak pakai sehingga dapat di manfaatkan kembali dengan baik.
2.        Untuk mengetahui proses pengolahan air kotor menjadi air bersih.
Dengan melakukan percobaan ini kami harapkan terutama penulis dapat mengetahui  bagai mana proses pengolahan air kotor menjadi bersih sehingga kita semua dapat melakukan percobaan ini secara pribadi.
3.    Untuk mengetahui hasil penjernihan air melalui teknologi sederhana dan dengan cara menambahkan bahan kimia kedalamnya.
Percobaan ini akan dilakukan dengan dua cara yakni dengan cara tradisional dan dengan cara menambahkan bahan kimia kedalam air kotor tersebut dengan maksud untuk mambandingkan hasil dari kedua percobaan tersebut apakah dengan menambahkan bahan kimia kedalamnya lebih efisien atau sebaliknya.
4.    Untuk mengetahuin perbandingan kualitas air dari hasil penjernihan air secara sederhana dan dengan cara menambahkan bahan kimia kedalamnya.
5.    Untuk memenuhi Nilai Standar Kelulusan UAN/UAS Tahun Ajaran 2010/2011
1.6   BATASAN MASALAH
Karya ilmiah ini hanya membahas masalah penjernihan iar dengan menggunakan bahan kimai yaitu PAC dan kaporit dan dengan cara sederhana yaitu dengan penyaringan. Karya ilmiah ini juga membahas pembeda antara air bersih dan air yang kotor dengan ditinjau dari segi kualitas.