Rabu, 09 Februari 2011

bab 1 tugas akhir

BAB I
PENDAHULUAN
1.1   LATAR BELAKANG
 Air adalah salah satu kebutuhan manusia yang sangat vital, keberadaannya tak dapat dipisahkan dari akivitas manusia. Manusia memanfaatkan air untuk berbagai macam keperluan, seperti minum, mandi, kebersihan, irigasi, kebutuhan industri, dan sebagainya. Untuk berbagai kebutuhan tersebut, kualitas dan kuantitas air perlu diperhatikan, terutama pemanfaatan air sebagai air minum, karena kualitas air sangat mempengaruhi kualitas kesehatan manusia. Selain itu, rasa, bau dan warna air juga sangat dipertimbangkan karena tingkat keseringan minum. Semakin air itu tidak berkualitas, rasa, bau dan warnanya tidak normal, orang akan enggan untuk meminumnya. Setidaknya air yang bersih dapat diidentifikasi dengan mata telanjang, yaitu bila air terlihat jernih atau bening, tidak berbau dan tidak berasa.
Di Indonesia, untuk keperluan minum air biasanya diperoleh dari jaringan pipa PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum), sumur dangkal, sumur artesis, mata air dan air permukaan seperti sungai dan danau. Pada kenyataannya sumber-sumber air tersebut tidak selamanya dapat memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat, baik dari segi kuantitas maupun dari segi kualitas. Namun, secara umum, masalah yang paling sering dialami oleh kebanyakan masyarakat adalah masalah minimnya debit (kuantitas) air yang dihasilkan oleh sumber-sumber air.
 Jaringan pipa PDAM yang banyak dimanfaatkan masyarakat perkotaan, tidak dapat menjangkau seluruh kawasan, apalagi daerah-daerah yang terpencil. Terkadang pengguna jasa PDAM juga sering terganggu oleh minimnya debit air. Demikian pula dengan penggunaan sumur artesis, suplai air tidak dapat memenuhi kebutuhan orang banyak, selain keterbatasan debit air pemanfaatan sumur artesis juga kurang diminati karena mahalnya biaya pembuatan satu unit sumur artesis beserta sarana kelengkapannya.
Gangguan penggunaan air dari segi kualitas sering dialami oleh pengguna air permukaan, seperti sungai dan danau, sering terganggu oleh pencemaran. Air permukaan sangat mudah tercemar karena mengalami kontak langsung dengan benda-benda kotor dan seringkali dijadikan tempat pembuangan sampah dan limbah. Demikian pula pengguna sumur dangkal di daerah pantai, air sumur dipengaruhi oleh air laut sehingga air terasa payau atau asin.
1.2   RUMUSAN MASALAH
Dalam kehidupan sehari-hari kita sangat membutuhkan air . Air jika tidak kita jaga dengan baik akan menimbulkan banyak kerusakan terutama kualitas air itu sendiri seperti yang terjadi pada saat ini banyaknya pencemaran air yang disebabkan oleh banyaknya orang yang tidak sadar akan betapa pentingnya air itu sehingga, tidak sedikit manusia yang melakukan aktivitas yang sangat  merugikan semua pengguna air baik manusia itu sendiri, tunbuhan maupun populasi yang tingal di air seperti ikan dll. Disini juga akan membahas tentang bagaimana memanfaatkan air yang sudah tercemar sehingga dapat digunakan untuk kepentingan sehari-hari dan bagaimana kualitas air yang baik digunakan untuk kepentingan sehari-hari bauk untuk minum, pertanian dll.
1.3   METODE PENELITIAN
Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah
·           Metode pustaka
Dengan mencari sumber-sumber buku yang berkaitan dengan judul yang saya ambil  yaitu tantang panjernihan air.
·           Malakukan  percobaan langsung
Percobaan yang saya lakukan meliputi dua cara yaitu dengan  menjernihkan air dengan cara tradisional dan dengan cara menambahkan bahan kimia kedalam air tercemar tersebut. sehingga dapat membandingkan mana hasil penjernihan yang lebih baik diantara kedua percobaan tersebut.
1.4   HIPOTESA
Dari judul yang saya ambil dapat di buat perkiraan bahwasannya penjernihan air dengan cara tradisional lebih aman dan dapat terjanin kualitasnya dan juga alat yang dibutuhkan pun lebih mudah diperoleh baik diperkotaan maupun di pedesaan. Selain itu juga jumlah biaya yang dikeluarkan tidak terlalu basar karena alat dan bahan dapat dengan mudah di peroleh di berbagai tempat seperti di pantai ataupun di sungai. Namun penjernihan air dengan cara tradisional ini hanya dapat di gunakan dalam skala kecil sedangkan penjernihan air dengan menambahkan dahan kimai kedalamya dapat di gunakan dalam skala besar karena alat dan bahan banyak di produksi oleh berbagai perusahaan seperti tukang matrial.
 Penjernihan air dengan cara menambahkan bahan kimia  kedalam air kotor lebih berbahaya dan menimbulkan efek samping apabila air itu disimpan dalam jangka waktu cukup lama karena pada umumnya zat kimia lebih rentan  sangat berbahaya apabila kita biarkan tercampur dengan sesuatu apapun dalam jangka waktu lebih dari 24 jam.
1.5   TUJUAN PENELITIAN
Adapun tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adadalah sebagai berikut:
1.        Untuk mengetahui penyebab sulitnya masyarakat memperoleh air bersih.
Pada zaman yang modern ini tidak asing lagi apabila kita mendengar beberapa wilayah yang kekurangan air baik air bersih untuk keperluan sehari-hari, maupun air yang digunakan  untuk pertaniah atau perikanan. Oleh sebab itu kami akan mencoba melekukan percobaan dalam rangka menambah wawasan tentang bagimana caranya supaya kita bisa memanfaatkan air yang sudah tidak layak pakai sehingga dapat di manfaatkan kembali dengan baik.
2.        Untuk mengetahui proses pengolahan air kotor menjadi air bersih.
Dengan melakukan percobaan ini kami harapkan terutama penulis dapat mengetahui  bagai mana proses pengolahan air kotor menjadi bersih sehingga kita semua dapat melakukan percobaan ini secara pribadi.
3.    Untuk mengetahui hasil penjernihan air melalui teknologi sederhana dan dengan cara menambahkan bahan kimia kedalamnya.
Percobaan ini akan dilakukan dengan dua cara yakni dengan cara tradisional dan dengan cara menambahkan bahan kimia kedalam air kotor tersebut dengan maksud untuk mambandingkan hasil dari kedua percobaan tersebut apakah dengan menambahkan bahan kimia kedalamnya lebih efisien atau sebaliknya.
4.    Untuk mengetahuin perbandingan kualitas air dari hasil penjernihan air secara sederhana dan dengan cara menambahkan bahan kimia kedalamnya.
5.    Untuk memenuhi Nilai Standar Kelulusan UAN/UAS Tahun Ajaran 2010/2011
1.6   BATASAN MASALAH
Karya ilmiah ini hanya membahas masalah penjernihan iar dengan menggunakan bahan kimai yaitu PAC dan kaporit dan dengan cara sederhana yaitu dengan penyaringan. Karya ilmiah ini juga membahas pembeda antara air bersih dan air yang kotor dengan ditinjau dari segi kualitas.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar